BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dua orangutan, induk dan anak yang nyasar masuk Desa Sungai Cabang, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) berhasil diselamatkan oleh tim gabungan.
Tim gabungan terdiri dari dua orang dari Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II Pangkalan Bun, tiga staf Balai Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) dan tiga staf Orangutan Foundation International (OFI).
Kepala SKW II Pangkalan Bun Agung Widodo, Sabtu (5/5/2018) menjelaskan saat ini orangutan betina yang berusia 25 tahun dengan berat 45 kg dalam kondisi hamil. Sedangkan orangutan betina berusia 5 tahun tersebut masih menjalani pemeriksaan kesehatan.
Keduanya dalam pantauan di Orangutan Care Center Quarantine (OCCQ) Desa Pasir Panjang sebelum dilepasliarkan.
"Kronologis diselamatkannya orangutan tersebut berawal dari laporan masyarakat tentang kemunculan orabgutan di Desa Sungai Cabang, Rabu (2/5/2018). Menindaklanjuti laporan tersebut, SKW II Pangkalan Bun berkoordinasi dengan Balai TNTP dan OFI. Keesokan harinya tim bergerak menuju lokasi yang diinfokan masyarakat itu," jelas Agung.
--page
Menurut Agung, tim berhasil menemukan dua orangutan tersebut sekitar pukul 11.00 WIB. "Setelah empat jam, dua orangutan tersebut berhasil disumpit dengan peluru bius agar mereka bisa dibawa untuk diselamatkan," jelas Agung.
Saat ditanyakan kapan translokasi orangutan tersebut akan dilakukan, Agung menjawab pihaknya masih menunggu persetujuan dari Balai TNTP. "Rencananya dua orangutan tersebut akan ditranslokasikan dikawasan hutan Sungai Buluh Kecil yang berada di kawasan TNTP," jelas Agung. (WAHYU KRIDA/B-2)








