BORNEONEWS, Buntok – Komandan Korem (Danrem) 102 Panju Panjung Kolonel Arm M Naudi Nurdika mengingatkan anggota TNI jika terlibat narkoba akan dicopot dari jabatan.
Danrem mengatakan, peredaraan narkoba sangat luar biasa. Karena itu ai minta agar anggota dan keluarga selalu dijaga agar jangan sampai terlibat di dalamnya karena sangat merusak.
Karena, lanjut dia, tugas TNI ikut serta mencegah peredaraan narkoba. Baik di lingkungan maupun dalam kehidupan sehari-hari.
“Risikonya sangat berat bagi anggota yang berani bermain narkoba, karena TNI tidak ada rehabilitas. Berani bermain narkoba jabatannya akan dicopot,” tegas Naudi Nurdika kepada Borneonews usai pengarahan di Makodim Barsel, Minggu (6/5/2018).
Ia mengajak anggota TNI menata kembali kehidupan dan jangan bermain narkoba. Baik menjadi bandar maupun penggunanya.
--page
“Pada tahun yang lalu kita sudah memecat 6 orang anggota TNI yang bermain narkoba. Untuk itu sekali lagi saya tegaskan jangan bermain narkoba,” tandas dia.
Selain itu, ia meminta kepada prajuritnya untuk kerja dengan tulus dan lakukan yang terbaik. Artinya jangan sampai menyusahkan masyarakat, sebab bersama rakyat TNI kuat.
Apapun pangkat dan jabatan, lanjut dia, tetap harus mengisi dan megembangkan diri serta menjaga sikap dan lakukan komunikasi sosial.
Menurutnya, sekali saja mengasari masyarakat maka TNI gagal, untuk itu harus jaga sikap baik. Serta masyarakat mana yang perlu dibantu bantu dan timbal baliknya sikap baik masyarakat kepada TNI. (URIUTU DJAPER/B-5)








