BORNEONEWS, Tamiang Layang - Polisi berhasil menangkap tiga pembobol rumah kosong, dua di antaranya ternyata masih remaja. Pembobol rumah kosong yakni Sasiyano (29), anak berusia 14 dan 13.
Mereka diamankan oleh petugas keamanan PT Borneo Ketapang Indah (BKI) dan anggota Polsek Pematang Karau, Minggu (6/5/2017) siang.
Kapolres Bartim AKBP Wahid Kurniawan melalui Kapolsek Pematang Karau Iptu R Rachmad Abdul Rachim membenarkan penangkapan itu. "Benar kita ada melakukan penangkapan bekerjasama dengan petugas keamanan PT BKI," ucapnya, Senin (7/5/2018) pagi.
Pembobolan itu bermula ketika pemilik rumah, Yulianti (27), mengetahui rumahnya kemalingan setelah pulang kampung dari Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalbar, Rabu, 24 April 2018 sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.
"Korban kaget melihat rumahnya berantakan dan beberapa barang berharga sudah tiada. Pelaku masuk rumah dengan cara merusak jendela," jelasnya.
--page
Ketiga pelaku diketahui setelah salah satu ponsel korban digadaikan oleh Sasiyano kepada warga. Polsel tersebut tidak sengaja dilihat dan dikenali oleh korban.
Saat ditelusuri, diketahui yang melakukan pencurian adalah ketiga pelaku dengan cara masuk ke dalam rumah melewati jendela pada Minggu, 21 April 2018 sekitar pukul 24.00 WIB.
Saat melakukan aksinya, ketiga pelaku berhasil membawa kabur barang berharga berupa dua buah ponsel, kamera dan emas senilai Rp5,7 juta.
"Dua dari tiga pelaku masih di bawah umur. Kita akan koordinasi dengan Balai Pemasyarakatan," pungkasnya. (PRASOJO EKO APRIANTO/B-2)








