SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Aksi pencurian dengan modus pembobolan jelang bulan Ramadan kembali marak. Mulai dari pembobolan bangunan walet hingga rumah warga. 

Baru-baru ini giliran rumah Amrullah warga Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotim jadi korban. Pelaku masuk dengan cara melompat pagar rumahnya.

Pelaku masuk ke dapur  menggasak beras dan kompor gas korban. "Habis beras sama kompor gas saya dicuri maling Minggu (6/5/2018) malam," kata Amrullah, Selasa (8/5/2018). 

Pelaku memanfaatkan kelengahan korban. Apalagi dapur korban terpisah lokasinya dari kediaman korban karena rumah korban saat ini dalam kondisi tengah direhab. Akibat kejadian itu korban alami kerugian sekitar Rp500 ribu.

Sementara itu, sebelumnya giliran rumah walet milik Samsul warga Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotim yang dibobol pelaku pencurian. 

--page

Di mana pelaku masuk dengan cara membobol tembok bangunam walet korban. Setelah dirusak pelaku masuk melalui lobang tembok yang mereka bobol itu. Puluhan sarang walet habis digasak oleh maling. 

Kejadian itu baru diketahui pada siang hari. Saat dicek sarang walet korban tidak tersisa sama sekali. Akibat kejadian itu korban alami kerugian sekitar Rp10 juta.

"Banyak anak burungnya juga mati karena sarangnya mereka rampas paksa," tukas Samsul. (NACO/B-5)