KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Katingan, Icing mengatakan kalau hutan dan lahan di kabupaten hasil pemekaran dari Kabupaten Kotim ini cukup rentan terjadi kebakaran, terutama musim kemarau.

Pasalnya, sebagian lahan di wilayah ini bergambut. Jika musim kemarau lahan gambut akan sangat cepat mengering, sehingga cukup rentan terbakar.

Saat musim kemarau dengan jangka waktu yang lama dan curah hujan yang sedikit, sangat mungkin memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

"Terutama di daerah atau kawasan rawan seperti lahan gambut yang dalam penangananya sangat sulit untuk diatasi," kata Icing saat acara simulasi kebakaran hutan dan lahan di Kasongan, Selasa (8/5/2018).

Dia mengatakan dampak buruk akbat karhutla ini juga menyebabkan pokusi udara kabut asap pekat seperti yang sudah pernah terjadi pada 2015 menimbulkan kerugian yang besar terutama berpengaruh buruk terhadap kesehatan masyarakat, khususnya untuk kelompok rentan yaitu balita, anak-anak dan lansia.

--page

"Selain itu juga mengganggu terhadap kegiatan pendidikan dan perekonomian sosial masyarakat," imbuhnya. (ABDUL GOFUR/B-6)