KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Warga di sejumlah desa di dua kecamatan di Kabupaten Katingan, yakni Mendawai dan Katingan Kuala sejak lima hari terakhir mengeluhkan listrik sering padam.

Menurut Darniansyah, warga Mendawai, sejak lima hari lalu hingga sekarang listrik yang dipasok oleh PLN nyalanya mulai malam hari dan padam menjelang pagi hari.

Warga resah dengan pemadaman listrik sejak beberapa hari ini. Pasalnya mereka sudah terbiasa menikmati listrik PLN selama 24 jam sejak dua tahun terakhir.

"Sudah lima hari ini listrik menyala hanya malam hari, kalau siang mati," ujar Darniansyah, Kamis (10/5/2018) malam ini.

Menurutnya, berdasarkan informasi dari pihak PLN ULD Mendawai Kecamatan Mendawai bahwa byarpetnya listrik di daerahnya lantaran keterbatasan stok bahan bakar minyak jenis solar.

--page

"Informasinya sih kapal yang biasa mengangkut BBM dari Sampit ditahan oleh petugas Kepolisian, sehingga mengakibatkan pasokan BBM ke PLN ULD Mendawai tersendat," tutur Darniansyah.

Ia mengaku berdasarkan keterangan pihak PLN ULD Mendawai stok BBM yang ada diprediksi hanya cukup hingga malam ini saja.

"Kata pihak PLN ULD Mendawai malam ini menyala nanti jam sembilan malam dan diperkirakan BBM akan habis jam empat subuh besok," tutur dia.

Sedangkan BBM untuk menghidupkan mesin pada Jumat (11/5/2018) besok stoknya sudah habis.

"Jadi informasinya dalam beberapa hari kedepan wilayah kami akan gelap karena listrik tidak menyala lantaran tidak adanya BBM itu," imbuhnya. (ABDUL GOFUR/B-5)