BORNEONEWS, Sampit - AH alias Ad ketahuan membobol bangunan walet milik Mustapa alias Tapa setelah alarm yang dipasang korban berbunyi. Saat diamankan terdakwa tengah asyik di dalam.
Residivis kambuhan beraksi di sarang walet milik korban pada Kamis (1/3/2018) pukul 02.25 wib di Jalan Cristopel Mihing gang Kelinci, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang.
"Ketahuan itu saat alarm berbunyi di ponsel lalu kami cek ke lokasi gembok sudah terbuka. Lalu kami kunci dari luar panggil warga sekitar dan lapor ke polisi," kata saksi Supianur yang hadir bersama korban dan Basri, Senin (14/5/2018).
Hingga akhirnya warga Jalan Cristopel Mihing gang Sungkai, Kelurahan Baamang Tengah diamankan. "Saat itu polisi langsung mengamankannya. Saat ditangkap dia tidak kami pukul," ucap saksi.
Dari tangan terdakwa diamankan sebuah linggis, senter ikat kepala dan dodos sarang walet. Serta 35 buah sarang walet yang sudah berhasil ia panen.
--page
Sementara terdakwa beralasan nekat mencuri karena butuh uang. "Saat warga ramai di luar saya sudah memanen sarang itu," ucap terdakwa.
Ia berhasil masuk dengan cara merusak gembok menggunakan linggis yang sengaja ia bawa dari rumah. (NACO/B-5)








