SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit- Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Abdul Sahid, menyebut bahwa kesadaran akan bahaya narkoba harus tertanam sejak dini.

Karenanya, ia menyambut positif kemunculan sejumlah gerakan dari masyarakat, sekolah, dan perusahaan swasta yang berkaitan dengan pencegahan dan pemberantasan narkoba.

"Salah satunya yang baru dilakukan yakni saat penerimaan siswa atau karyawan baru, pihak sekolah atau perusahaan sudah menyadari akan pentingnya memastikan calon siswa atau karyawan bebas dari pengaruh narkoba. Maka dari itu, kami berharap itu tidak hanya sekadar tes sementara, namun berkelanjutan," kata anggota Komisi III ini, Selasa (29/5/2018).

Abdul Sahid mengaku, menyambut baik adanya niat kuat masyarakat untuk bersama-sama mengantisipasi dan memberantas peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.

Tidak dimungkiri, katanya, banyak yang risih dengan peredaran narkoba saat ini. Pasalnya, mulai merusak sendi kehidupan masyarakat.

--page

Politisi PKS itu juga mengaku, bingung melihat fenomenal di lapangan yang terjadi selama ini. Yang mana sudah banyak pemakai, pengedar, dan bandar narkoba, ditangkap aparat kepolisian. Namun tidak mampu membuat jera bagi yang lain.

Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk melapor ke pihak berwajib bila menemukan ada transaksi narkoba di lingkungan mereka. (NACO/B-3)