SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Penjagaan dan pengaman di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia terus diperketat, karena masih dalam siaga I. Jajaran Polres Kotim pun menugaskan ratusan anggotanya untuk memperketat penjagaan di objek vital seperti tempat-tempat ibadah, baik itu Masjid, Gereja, Vihara, Klenteng maupun Basarah.

"Tempat ibadah terus dijaga agar memberikan rasa aman dan nyaman kepada para jamaat yang sedang beribadah. Pasar dan objek wisata yang ada di kota Sampit juga turut diberikan penjagaan dan pengamanan," ucap Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel, Minggu (3/6/2018).

Sedikitnya ada 131 Personel yang diturunkan, baik itu dari Polres Kotim maupun Polsek jajaran. Pengamanan tersebut juga di back-up oleh jajaran Detasemen B Pelopor Brimob Polda Kalteng sebanyak 2 pleton atau kurang lebih sebanyak 100 orang personel.

Hal tersebut dilakukan guna menghindari terjadinya tindakan-tindakan yang tidak diinginkan, seperti peledakan yang terjadi di tiga gereja yang ada di Kota Surabaya, Jawa Timur beberapa waktu lalu.

Berkat pengamanan yang diberikan oleh anggota kepolisian, situasi dan kondisi di Bumi Habaring Hurung dapat terjaga dengan baik, meskipun dalam status siaga I.

--page

"Alhamdulillah, sejauh ini Kotim masih aman. Situasinya kondusif. Selama diterapkannya Status Siaga I, tidak pernah ditemukan sedikitpun hal-hal yang kurang baik. Semoga kondisi seperti ini akan terus terjaga selamanya," tutur Kapolres. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-2)