BORNEONEWS, Sampit- Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kotawaringin Timur Dani Rakhman, mendesak pemkab mempersiapkan strategi menghadapi musim kemarau.
Pasalnya, kemarau akan membuat sejumlah daerah kesulitan mendapatkan air bersih.
"Kami mendorong agat APBD dimanfaatkan untuk membangun sektor vital yang menjadi kebutuhan orang banyak saat musim kemarau. Pemkab kami sarankan punya terobosan untuk menyiasati hal itu," kata Dani Rakhman, Jumat (22/6/2018).
Menurut dia, Pemkab Kotim harus peka dengan persoalan masyarakat, seperti kasus kekeringan yang tidak hanya terjadi di daerah selatan, tapi juga utara.
Anggota Komisi II DPRD Kotim itu menyebut kekeringan saat musim kemarau sudah sering terjadi. Namun pemkab belum ada terobosan baru untuk mengantisipasi persoalan itu.
--page
Langkah pemkab selama ini hanya mengirimkan air secara berkelanjutan. Solusi itu sifatnya hanya sementara. Sedangkan solusi jangka panjang yang perlu diberikan pemerintah kepada warga sejauh ini belum ada.
"Harusnya bangun sumber air yang permanen. Misalnya membangun sumur bor agar masyarakat tidak selalu dihantui dengan masalah kesulitan air bersih." (NACO/B-3)








