BORNEONEWS, Sukamara - Kader Anti Narkoba (KAN) Sukamara gencar melakukan sosialiasi tentang bahaya penyalahgunaan lem fox dan komix kepada masyarakat terutama kaum remaja.
"Penyalahgunaan lem Fox dan komik di wilayah ini cukup marak," ucap Ketua KAN Sukamara Sarbini, Selasa (3/7/2018).
Menurut Sarbin, saat ini pihaknya terus melakukan sejumlah upaya pencegahan dengan melakukan berbagai penyuluhan dan sosialisasi ke sekolah-sekolah yang ada di Sukamara. Ini diharapkan dapat mencegah dan memberikan pemahaman kepada peserta didik terkait bahaya zat adiktif.
"Kami terus berupaya melakukan berbagai langkah-langkah se efektif mungkin dalam mengurangi dan memberantasnya, sehingga tidak terjadi lagi di Sukamara," ucapnya.
Sarbin menambahkan, penindakan untuk pemberian efek jera terhadap pengguna zat adiktif masih menjadi kendala, mengingat belum adanya payung hukum terkait penyalahgunaan lem fox dan komik tersebut.
"Belum adanya payung hukum berupa Peraturan Daerah (Perda) tentunya akan sulit memberikan punishment terhadap pelakunya. Apabila ada payung hukum, tentunya akan memeberikan rasa takut kepada pelaku terutama para remaja yang memang masih duduk dibangku sekolahan," ujar Sarbin. (NORHASANAH/m)








