PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemuda berinisial PR (23) yang ambruk ditembak polisi dalam kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) bermodus pembobolan rumah, sekaligus sebagai pencuri motor, ternyata sudah beraksi di 11 TKP.

"Ada tiga TKP yang dilaporkan ke kami. Namun dari pengembangan, ada delapan TKP yang korbannya belum melapor," kata Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul Rein Krisman Siregar didampingi Kasat Reskrim AKP Harman Subarkah, Kamis (19/7/2018).

Kapolres menuturkan, anggota masih terus melakukan pengembangan. Sementara itu, dari hasil keterangan, PR alias Epep menyebut beraksi hanya di wilayah Kota Palangka Raya. Dia juga belum pernah menghuni jeruji besi sebelumnya.

PR ditangkap di Jalan Garuda oleh tim Resmob Polres Palangka Raya, Intelmob Brimob Polda Kalteng dan Polsek Pahandut, Senin (16/7/2018) malam.

Namun pada saat pengembangan ke tempat kejadian perkara (TKP) lain, dia tidak koperatif sehingga polisi memberikan hadiah tembakan. (BUDI YULIANTO/B-2)