BORNEONEWS, Palangka Raya - Para pemuda dituntut bisa memecahkan masalah darurat narkoba khususnya di Kalimantan Tengah.
Tantangan itulah yang menjadi pokok pembahasan utama pada lomba Parade Cinta Tanah Air yang digagas Kementerian Pertahanan (Kemhan) Republik Indonesia, wilayah Kalimantan Tengah, Rabu (25/7/2018).
"Jadi kami memberikan kesempatan para pelajar dan mahasiswa supaya bisa menuangkan gagasan ide, solusi terhadap fenomena yang berkembang di sekeliling kita," kata Pejabat Pelaksana Tugas Pokok (PTP) Kemhan Kalteng, Kolonel Inf Werdi Widodo seusai pembukaan lomba di Aula Korem 102/Panju-Panjung.
Fenomena tersebut yaitu darurat narkoba dan penurunan pada cinta tanah air. "Makanya itu menjadi tugas kita semua untuk menekan peredaran narkoba dan menumbuhkan rasa nasionalisme," imbuhnya.
Ia mengimbau pelajar dan mahasiswa agar sungguh-sungguh mengikuti lomba. Bukan semata menang, tapi bisa memberikan pembelajaran untuk menyampaikan ide gagasan melalui lisan.
--page
Salah satu jenis utama lomba yakni menulis esai. Peserta nantinya juga menjelaskan ke juri tentang tulisan masing-masing. Selanjutnya dilakukan tanya jawab.
Lomba ini akan berlangsung selama dua hari, berakhir Kamis (26/7/2018). Bagi peserta yang meraih juara 1, akan diikutsertakan pada lomba tingkat nasional. (BUDI YULIANTO/B-2)








