Kara Bungas mengaku terkesan dengan keindahan Desa Riam Tinggi yang masih asri dengan suasana pedesaan yang alami. Ia juga mengaku senang dapat mempelajari budaya Dayak Tomun secara langsung.
Salah satu objek wisata yang menjadi andalan adalah Air Terjun Jantur Doyam. Destinasi wisata alam ini dikenal memiliki panorama yang masih asri dengan suasana hutan tropis yang sejuk.
Festival Sahur-Sahur bukan sekadar tradisi membangunkan sahur, melainkan warisan budaya yang memiliki nilai strategis dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.
Tingginya partisipasi peserta menunjukkan antusiasme masyarakat dalam menjaga dan melestarikan tradisi yang telah menjadi identitas Kota Singkawang tersebut.
Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie di Singkawang, Minggu, 1 Maret 2026 mengatakan Festival Cap Go Meh bukan sekadar agenda tahunan, melainkan warisan budaya yang tumbuh dari tradisi dan keberagaman etnis serta agama di Kota Singkawang.
Capaian positif ini disambut baik oleh Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Irene Umar yang mengatakan bahwa Lontong Cap Go Meh yang disajikan menjadi simbol akulturasi sekaligus kreativitas kuliner dan inklusivitas.
Fadli Zon menekankan bahwa kekayaan kultural Indonesia mencakup bahasa, tradisi lisan, manuskrip, adat-istiadat, ritus, pengetahuan tradisional, pangan lokal, permainan tradisional, hingga seni. Potensi ini, menurutnya, harus dioptimalkan melalui kolaborasi pemerintah pusat dan daerah, perguruan tinggi, mahasiswa, sektor swasta, dan masyarakat.
Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Palangka Raya sekaligus peneliti Institute for Economic Research and Training (INTEREST), Suherman, menyebut aktivitas masyarakat menjelang waktu berbuka puasa mendorong lonjakan konsumsi di berbagai sektor.
Bangunan bersejarah berbentuk rumah adat betang ini telah ditetapkan sebagai cagar budaya yang menyimpan nilai tradisi serta menjadi pusat informasi aktivitas kebudayaan masyarakat Dayak.
Benang Bintik tidak semestinya diposisikan semata sebagai simbol adat atau peninggalan masa lalu, melainkan perlu dihadirkan secara adaptif dalam kehidupan masyarakat masa kini tanpa menghilangkan nilai filosofis yang terkandung di dalamnya.
Menurut Sarip, transformasi besar dalam sejarah peradaban di tepian Sungai Mahakam itu dipelopori oleh seorang ulama kharismatik bernama Tuan Tunggang Parangan, yang dikenal mengedepankan keteladanan, kelembutan, dan dialog dalam menyebarkan ajaran Islam.
Salah satu bukti kuatnya adalah lahirnya Undang-Undang Sultan Adam pada tahun 1835. Naskah hukum yang dikeluarkan oleh Sultan Adam Al-Watsiq Billah ini memuat aturan resmi mengenai kewajiban memantau hilal. Dalam Perkara Nomor 20, ditegaskan bahwa setiap tatuha atau ketua kampung diperintahkan menjaga dan melihat bulan pada awal Ramadan, Syawal, Zulhijah, dan Rabiul Awal.
Keikutsertaan Sanggar Seni Hapakat Penyang tidak hanya menjadi ajang unjuk kebolehan, tetapi juga membawa misi budaya untuk memperkenalkan kekayaan seni dan tradisi Kalimantan Tengah ke panggung internasional.
Rasa manis, legit, dan gurih dari kue jadul yang berbahan dasar tepung beras, ketan, santan, serta kelapa parut dinilai memiliki keunikan tersendiri yang sulit tergantikan oleh camilan modern.
Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Bupati Kotim, Wim Reinardt Kalawa Benung, menyebut Panginan Sukup Simpan merupakan warisan leluhur yang sarat makna filosofis, mulai dari rasa syukur atas hasil bumi hingga kebersamaan dalam kehidupan sosial masyarakat.
Kepala Disparbudpora Kota Palangka Raya, Hj Iin Hendrayati Idris, menilai langkah tersebut sebagai strategi kreatif untuk mengembangkan industri desain fashion daerah tanpa meninggalkan nilai budaya yang terkandung di dalamnya.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini digelar sebagai upaya melestarikan budaya daerah sekaligus menjadi ajang seleksi atlet untuk Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
Bupati Hj. Nurhidayah mengapresiasi terselenggaranya festival yang memadukan unsur budaya dan olahraga tradisional tersebut. Ia menilai kegiatan seperti ini memiliki dampak positif dalam membangun kebersamaan sekaligus menjaga identitas daerah.
Sejarah Masjid Pusaka Banua Lawas diulas dalam tulisan berjudul Sejarah Masjid Pusaka di Banua Lawas yang dimuat di laman resmi Kesultanan Banjar. Artikel tersebut ditulis oleh Dharma Setyawan, yang menelusuri jejak panjang masjid sebagai pusat ibadah sekaligus pusat peradaban masyarakat setempat.
Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah, Andreas Palem Santosa, menyampaikan bahwa keselamatan lalu lintas tidak bisa dilepaskan dari aspek sosial dan budaya.