Napak tilas dilaksanakan pada Senin 12 Januari 2026, sejak sore hingga malam hari. Ratusan peserta berjalan kaki menempuh jarak sekitar 15 kilometer dari Istana Kuning Pangkalan Bun menuju Lapangan Senggora, Kecamatan Kumai, mengikuti rute simbolik perjuangan para pahlawan daerah.
Para peserta tampil mengenakan kostum bertema perjuangan dan membawa beragam atribut menarik. Iring-iringan karnaval melintasi sejumlah ruas jalan utama di Kumai dan menarik perhatian masyarakat yang menyaksikan dari sepanjang jalur yang dilalui.
Piala bergilir yang diperebutkan tersebut dirancang khusus dan dibuat langsung oleh pengrajin anggota Dekranasda Kotim, sehingga memiliki nilai seni dan filosofi tersendiri.
Ecoprint menjadi salah satu produk kain berbahan alam dengan nilai ekonomi yang tinggi. Namun, di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), kain dengan motif daun-daun dan bunga dengan warna alaminya tersebut belum banyak dilirik generasi muda.
Data kunjungan wisatawan tersebut dihimpun dari empat destinasi unggulan yang selama ini menjadi tujuan utama wisata di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah, yakni Hutan Kota Nyaru Menteng, Wisata Alam Sei Batu, Air Hitam Kereng Bangkirai, serta Sei Koran.
Ribuan jemaah tampak memadati area makam sejak pagi hari. Mereka datang tidak hanya dari Pangkalan Bun dan wilayah sekitar, tetapi juga dari sejumlah daerah di provinsi tetangga, seperti Kalimantan Selatan dan Kalimantan Barat.
Lawang Sakepeng kerap ditampilkan dalam berbagai prosesi adat, mulai dari upacara pernikahan hingga penyambutan tamu kehormatan. Kesenian ini berfungsi sebagai ritual pembuka sebelum seseorang memasuki suatu wilayah atau acara adat.
Sampit Expo 2026 digelar di Stadion 29 November Sampit sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kotim. Event tahunan ini kembali menjadi magnet hiburan sekaligus ruang promosi bagi berbagai sektor.
Lawang Sakepeng memiliki akar sejarah yang kuat. Gerakannya terinspirasi dari tiruan gerak hewan beruk yang kemudian dikembangkan menjadi seni silat khas Dayak Kalimantan Tengah.
Manyipet menjadi salah satu cabang lomba yang dilaksanakan pada Festival Budaya Habaring Hurung Kotim. Kegiatan tersebut digelar di halaman voli indoor Stadion 29 Nopember Sampit.
Sampit Expo tahun ini dirangkai dengan Festival Budaya Habaring Hurung dan Gelora Kriya Dekranasda sebagai upaya memperkuat promosi potensi daerah, sekaligus pelestarian budaya lokal.
"Ada ciri khas yang spesifik yang membedakan antara mandau Kalimantan baik dari bilah, gagang atau sarungnya ada ciri masing-masing. Setiap Mandau dari Kalimantan pasti ada nilai filosofis tersendiri empu-empu yang membuat memberi makna tersendiri dari hasil karya mereka,"
Lomba bagasing dimainkan secara beregu. Setiap tim terdiri dari tiga orang dan hanya diberikan lima kali kesempatan bermain. Adapun jumlah peserta pada lomba bagasing kali ini tercatat sebanyak 12 tim putra dan 6 tim putri.
Camat Telaga Antang Joko Ariyadi Setiawan menuturkan, tradisi bagasing masih dijaga oleh masyarakat setempat karena mayoritas desa di wilayahnya merupakan desa pribumi Dayak. Meski tidak dimainkan setiap waktu, bagasing biasanya hadir pada musim tertentu, khususnya menjelang panen padi.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kotim, Johny Tangkere, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memberdayakan dan merangkul Usaha Mikro Kec Menengah (UMKM) sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
Meski cuaca sempat diguyur gerimis, antusiasme penonton tidak surut. Ribuan penonton tetap bertahan dan bernyanyi bersama mengikuti alunan lagu-lagu yang dibawakan Juan Reza.
Tradisi ini kembali hidup dan menjadi pusat perhatian dalam Festival Budaya Habaring Hurung (FBHH) yang menjadi rangkaian HUT ke-73 Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Dwi Agus Suhartono menjelaskan, tim gabungan dalam evakuasi tersebut terdiri dari satu orang personel KKP, tiga orang dari Komunitas Reptil Kumai, lima orang dari Balakar Manggala Yudha, serta dua orang dari Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Kobar/?
BORNEONEWS, Sampit – Perayaan Hari Jadi Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) ke-73 Tahun dimeriahkan dengan pertunjukan tari masal yang mengusung tema mengapai prestasi menebar inspirasi. Tari masal…