Bupati Barito Timur M Yamin mengajak masyarakat berani mencegah dan melaporkan kekerasan terhadap perempuan dan anak serta memperkuat perlindungan korban.
Menurut dia, memasuki satu tahun masa kepemimpinan bersama Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, Shalahuddin mulai menyiapkan sejumlah langkah dan terobosan untuk tahun 2027 salah satu fokus utama pemerintah daerah adalah meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, serta pelayanan rumah sakit.
Bupati Barito Timur M Yamin bersama Ketua DPRD Barito Timur Nursulistio, unsur Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen masyarakat mengikuti Salat Istisqa tersebut.
Kebakaran yang melanda kawasan tanah masyarakat dan areal PT Adaro Land (PBPH) tersebut diperkirakan telah membakar sekitar 5 hektare lahan. Area yang terbakar didominasi semak belukar, pakis, pepohonan, serta lapisan gambut yang cukup tebal sehingga proses pemadaman membutuhkan penanganan secara intensif dan berkelanjutan.
Penyesuaian pembelajaran tersebut diberlakukan mulai Senin, 7 September hingga Kamis, 10 September 2026. Sekolah yang berada di wilayah dengan kualitas udara sangat tidak sehat hingga berbahaya diminta kembali melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
Dalam pengecekan tersebut, ditemukan satu unit mesin alkon jinjing yang mengalami masalah. Yamin langsung meminta agar kerusakan peralatan tersebut segera ditangani sehingga tidak menghambat upaya pemadaman apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran.
Untuk menjangkau titik-titik kebakaran, tim mengerahkan satu unit mobil operasional Pamhut, satu unit mobil pikap patroli pengendalian karhutla dan satu unit truk suplai air.
Kebakaran yang membakar vegetasi berupa pepohonan, semak belukar dan pohon karet tersebut menghanguskan sekitar 5 hektare lahan. Upaya pemadaman menghadapi tantangan karena lokasi kebakaran sulit dijangkau, dengan akses berupa jalan tanah yang berpasir dan sempit.
Laporan mengenai kebakaran diterima Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Barito Timur dari masyarakat melalui aplikasi WhatsApp. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel bergerak dari Posko Siaga Karhutla Tamiang Layang sekitar pukul 10.38 WIB menuju lokasi kejadian.
Rakor yang dimulai sekitar pukul 13.30 WIB tersebut membahas langkah strategis menghadapi potensi karhutla yang meningkat seiring kondisi kemarau. Pemerintah dan dunia usaha didorong memperkuat kesiapsiagaan, terutama di kawasan yang memiliki tingkat kerawanan kebakaran tinggi.
Api membakar sekitar 2 hektare lahan masyarakat yang didominasi semak belukar dan pepohonan kayu. Tiupan angin membuat kobaran api lebih cepat menjalar, sedangkan lapisan gambut yang dalam meningkatkan potensi bara tersisa di bawah permukaan tanah.
Sebanyak 27 desa di sembilan kecamatan Barito Timur mengalami kesulitan air bersih. Pemprov Kalteng mulai menyalurkan bantuan secara bertahap melalui armada mobil tangki.
Karakter lahan yang terdiri dari material kering, semak belukar dan gambut menjadi tantangan tersendiri dalam penanganan. Meski kobaran api berhasil dikendalikan, petugas belum meninggalkan lokasi dan melanjutkan proses pendinginan serta pemantauan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran.
Berdasarkan laporan penanganan di lapangan, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 3,5 hektare. Tim gabungan yang dikerahkan berhasil mengendalikan api pada sekitar 3 hektare area terbakar, meski masih terdapat bagian lahan yang belum sepenuhnya padam ketika operasi dihentikan.
Karhutla di Desa Mangkarap, Barito Timur, membakar sekitar satu hektare lahan. Tim gabungan berjibaku selama tiga jam hingga api padam pada malam hari.
Kebakaran diketahui setelah masyarakat melaporkan adanya titik api di ruas jalan Ampah-Buntok. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti Brigade Karhutla KPHP Barito Hilir dengan mengerahkan personel dan peralatan pemadaman ke lokasi.
Pemkab Barito Timur mempercepat pengisian jabatan definitif melalui mekanisme job fit, evaluasi kinerja dan tahapan manajemen ASN. Sebelumnya, 17 pejabat mengikuti proses tersebut.
Kebakaran menghanguskan vegetasi berupa semak belukar, pepohonan kayu hingga pohon karet dengan luas area terdampak diperkirakan mencapai 0,7 hektare. Api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya setelah tim gabungan dari berbagai unsur melakukan penanganan di lokasi.