Bupati menegaskan, pengelolaan keuangan daerah merupakan salah satu aspek yang sangat menentukan kualitas penyelenggaraan pemerintahan. Karena seluruh anggaran bersumber dari uang rakyat, setiap penggunaannya wajib dipertanggungjawabkan secara profesional, efektif, efisien, transparan, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Menurut dia, pelaksanaan MPLS tahun ini mengusung semangat nasional dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, yakni@Hari Baru, Aman dan Nyaman di Sekola?.?
Adapun titik lokasi yang dikunjungi meliputi rencana pelebaran jalan, eks lokasi Bandara lama, Jalan Tumenggung Surapati, Jalan Yetro Sinseng, kawasan Waterfront City (WFC) di ujung Jembatan Hasan Basri, serta titik simpang tiga jalan negara hingga akses jalan menuju Bandara Haji Muhammad Sidik.
Menurut dia, program ini merupakan salah satu realisasi program kerja Bupati Barito Utara Shalahuddin bersama Wakil Bupati Felix Soenadi Y Tingan yang bertujuan meringankan beban ekonomi orang tua murid sekaligus mendukung pemerataan akses pendidikan.
Menurut dia, pemantauan ini dilakukan di sejumlah sekolah di dalam Kota Muara Teweh, antara lain SMP Negeri 10, SD Negeri Melayu 5, SMP Negeri 2, dan SMP Negeri 1 Muara Teweh. Kegiatan serupa juga dilaksanakan di beberapa sekolah di Kecamatan Lahei, termasuk SD Negeri Mampuak.
Selain menjadi amanat peraturan perundang-undangan, forum tersebut juga menjadi ruang dialog, komunikasi, dan musyawarah antara pemerintah dengan masyarakat guna membangun kesepahaman terhadap rencana pembangunan.
Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Barito Utara, program tersebut untuk pertama kalinya berhasil menjangkau Desa Haragandang, Kecamatan Lahei, salah satu desa di pedalaman Sungai Lahei (anak Sungai Barito).
Pemkab Barito Utara mempercepat pengerjaan ruas Jalan Kilometer 30 menuju Desa Jamut untuk meningkatkan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat pedalaman.