Dalam kunjungan tersebut, ia bertemu dengan para kader posyandu dan berdialog bersama masyarakat terkait pelaksanaan program kesehatan balita, termasuk kebutuhan sarana dan prasarana penunjang layanan posyandu.
Dukungan tersebut disampaikan saat ia mengunjungi sentra pengrajin anyaman rotan dan pelaku usaha makanan lokal di wilayah tersebut. Dalam kunjungan itu, ia meninjau langsung proses pembuatan berbagai produk anyaman, seperti keranjang, tikar, dan peralatan rumah tangga, serta melihat hasil produksi makanan olahan khas daerah.
Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang hadir sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung visi dan misi Pemerintah Kabupaten Barito Utara.
Kegiatan ini diikuti 25 pejabat, terdiri dari 20 peserta uji kompetensi dan lima peserta evaluasi kinerja. Peserta berasal dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) strategis di lingkungan Pemkab Barito Utara.
Camat Lahei Barat Adi Suwarman menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Musrenbang tersebut. Ia bersyukur kegiatan berjalan sesuai agenda meskipun cuaca kurang bersahabat.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan anak usia dini (PAUD) di wilayah Barito Utara, khususnya di Kecamatan Lahei.
Pelaksanaan uji kompetensi dan evaluasi kinerja merupakan bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kinerja.
Musrenbang Kecamatan Lahei menjadi forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyusun prioritas program pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat di tingkat kecamatan dan desa.
Hal tersebut disampaikan HM Ikhsan saat mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kecamatan Lahei Tahun 2026 yang digelar di Aula Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara, Rabu, 4 Februari 2026.
Bupati menginstruksikan kepada seluruh kepala perangkat daerah untuk memberikan dukungan penuh kepada tim pemeriksa dengan menyajikan data yang valid dan akurat, demi kelancaran proses pemeriksaan.
Bupati Barito Utara, H Shalahuddin melalui Asisten II, Bahrum F Girsang menyampaikan bahwa peningkatan jumlah kendaraan di wilayah Kota Muara Teweh saat ini sudah cukup tinggi, sementara kapasitas ruas jalan yang ada tidak lagi memadai.
Menurut Budi, produk dengan kualitas yang sama dapat memiliki nilai jual yang sangat berbeda apabila didukung oleh merek yang kuat dan terlindungi secara hukum. Oleh karena itu, pendaftaran kekayaan intelektual merupakan bentuk perlindungan diri atas karya, inovasi, dan identitas produk.
BORNEONEWS, Muara Teweh – Bupati Barito Utara, H Shalahuddin secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Barito Utara Tahun…
Bupati menyampaikan bahwa sertifikat HAKI memberikan kepastian hukum, nilai tambah, serta meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk lokal. Selain itu, perlindungan kekayaan intelektual juga menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi investor dan pelaku usaha.
Rakornas 2026 menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam mengimplementasikan program prioritas Presiden, sekaligus memastikan arah pembangunan nasional berjalan selaras hingga ke daerah.
Rakornas tersebut dihadiri Shalahuddin bersama Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y Tingan. Menurutnya, seluruh jajaran Pemkab Barito Utara siap bersinergi dan mengoptimalkan implementasi RPJMN demi mewujudkan pembangunan berkelanjutan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (BakesbangPol) Kabupaten Barito Utara, Rayadi, mengatakan audiensi tersebut akan dihadiri Kepala BNNP, Bupati Barito Utara, unsur Forkopimda, pejabat eselon II Pemkab Barito Utara, Direktur RSUD, para camat se-Barito Utara, serta Tim P4GN-PN Kabupaten Barito Utara.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kebijakan nasional tidak cukup hanya ditetapkan di tingkat pusat, tetapi harus dipahami, disepakati, dan dilaksanakan secara konsisten oleh seluruh unsur pemerintahan.
Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya Dinas Pendidikan Barito Utara dalam memantau kondisi bangunan sekolah dan fasilitas pendukung pendidikan di wilayah Kecamatan Teweh Baru. Syahmiluddin meninjau ruang kelas, kantor sekolah, perumahan guru, serta proses pengecoran halaman sekolah yang tengah berlangsung.
Program pelatihan kerja ini diharapkan menjadi jembatan reintegrasi sosial bagi warga binaan sekaligus mendukung peningkatan kualitas SDM di Kabupaten Barito Utara secara berkelanjutan.