BORNEONEWS, Muara Teweh - Bupati Barito Utara, H Shalahuddin menjadi narasumber dalam program nasional Speak After Lunch yang disiarkan iNews TV, Kamis, 22 Januari 2026 kemarin. Dalam kesempatan…
Pada pelaksanaan Training ESQ Leadership bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Barito Utara di Menara 165 Jakarta, Bupati Barito Utara-?Shalahuddin memberikan pernyataan tegas mengenai pentingnya kepemimpinan yang berbasis integritas dan pelayanan kepada masyarakat.
Bupati Barito Utara, Shalahuddin menginstruksikan percepatan finalisasi desain tiga jembatan strategis, yakni Jembatan SikanTumpung Laung, Jembatan Lemo, dan Jembatan Lahei, dalam rapat konsolidasi teknis yang digelar di Ruang Rapat Hotel JS Luwansa, Jakarta, Kamis, 22 Januari 2026.
Kantor Pertanahan Kabupaten Barito Utara melaksanakan kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah Panitia Ajudikasi, Satuan Tugas Fisik, Satuan Tugas Yuridis, serta Satuan Tugas Administrasi dalam rangka pelaksanaan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun Anggaran 2026.
Shalahuddin?mengusulkan pembangunan mushola dan ruang tunggu VIP sebagai bagian dari upaya peningkatan pelayanan dan kenyamanan bagi pengguna jasa Bandara HMS Muara Teweh. Mushola direncanakan akan dibangun di sekitar area parkir bandara, sedangkan ruang tunggu VIP akan terintegrasi dengan gedung terminal yang ada.
Pihak SMP Negeri 2 Muara Teweh menyampaikan sejumlah kebutuhan sarana dan prasarana (sarpras) sekolah kepada unsur pimpinan DPRD Barito Utara, yakni Wakil Ketua II DPRD Barito Utara, Henny Rosgiaty Rusli, dalam kunjungan dan dialog yang berlangsung di lingkungan sekolah.
Kepala SMP Negeri 2 Muara Teweh, Hanil menilai penggunaan smartboard memberikan dampak positif yang signifikan terhadap proses belajar mengajar di sekolah.
Bupati Barito Utara Shalahuddin, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Barito Utara melakukan silaturahmi dan koordinasi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, di Gedung KPK Jakarta.
BORNEONEWS, Jakarta - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara, Kalimantan Tengah, melakukan koordinasi dan konsultasi pelaksanaan monitoring center for prevention (MCSP) dan survei penilaian…
Monitoring penempatan peserta pemagangan penting dilakukan untuk memastikan program tersebut memberikan manfaat nyata, terutama dalam meningkatkan keterampilan, pengalaman kerja, serta kesiapan peserta memasuki dunia kerja.
Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (BPPD) Barito Utara, Agus Siswadi, mengatakan pihaknya menugaskan Bidang PBB untuk turun langsung ke lapangan sebagai bentuk pelayanan jemput bola kepada masyarakat.
Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, Syahmiludin A Surapati, mengatakan peningkatan kapasitas pendidik PAUD menjadi faktor kunci dalam membentuk layanan pendidikan anak usia dini yang berkualitas dan berkelanjutan.
Bupati juga berdialog langsung dengan warga penerima bantuan untuk menyerap aspirasi sekaligus mengetahui kondisi ekonomi masyarakat di tingkat desa. Ia menilai komunikasi langsung menjadi langkah penting agar kebijakan dan program bantuan dapat tepat sasaran.
Bupati Barito Utara, H Shalahuddin menegaskan bahwa listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat dan memiliki peran strategis dalam mendorong pembangunan yang merata dan berkelanjutan, khususnya di wilayah desa.
Kebijakan tersebut diambil sebagai upaya pemerintah daerah dalam menertibkan distribusi BBM agar lebih adil, tepat sasaran, dan terhindar dari praktik penimbunan. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Barito Utara, Dewi Handayani, mengatakan pelarangan pelangsiran menjadi langkah awal untuk mengendalikan distribusi BBM yang tidak sesuai ketentuan.
upati Barito Utara Shalahuddin mengatakan, ketersediaan listrik merupakan kebutuhan dasar yang berperan besar dalam mendukung produktivitas, keamanan, serta kenyamanan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Bupati Barito Utara Shalahuddin mengatakan, peninjauan lapangan penting dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi jalan dan jembatan yang menjadi akses utama mobilitas warga.
Bupati juga mengungkapkan capaian peningkatan kapasitas anggaran daerah. APBD Barito Utara saat ini berada di kisaran Rp 3,4 triliun, dengan belanja daerah sekitar Rp 1,1 triliun