Kemenhaj Barito Utara meminta calon jamaah haji 2027 mempersiapkan fisik, mental, spiritual, kesehatan dan administrasi sejak dini agar ibadah berjalan lancar.
Sekda Barito Utara Muhlis berharap kafilah MTQ Nasional XXXI 2026 menjaga kesehatan, menjunjung sportivitas dan memberikan kemampuan terbaik bagi daerah.
Kegiatan tersebut dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan dan kesiapan kesehatan jamaah sebelum melaksanakan ibadah haji.
Kepala Dinas Pertanian Barito Utara, H Adi Haryadi menyampaikan, perkembangan capaian realisasi keuangan dan fisik Dinas Pertanian per 31 Agustus 2026. Capaian tersebut terbagi pada sekretariat serta sejumlah bidang, yakni tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan dan kesehatan hewan, prasarana dan sarana pertanian, serta penyuluhan.
Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara, Simamoraturahman menyampaikan perkembangan realisasi anggaran Dinas Kesehatan hingga 31 Agustus 2026. Dari total anggaran belanja daerah sebesar Rp 297,93 miliar, realisasi telah mencapai Rp 141,52 miliar atau 47,50 persen.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Barito Utara, Rayadi, mengatakan pencegahan memiliki peran yang sangat penting dalam upaya memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba.
Berdasarkan pemetaan pemerintah daerah, masih terdapat sekitar 15 desa di Kabupaten Barito Utara yang belum menikmati aliran listrik PLN. Untuk mempercepat pemerataan listrik, dirinya telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) membuka akses menuju desa-desa yang masih terkendala jalan.
Pemkab Barito Utara menyiapkan penanganan jangka pendek dan program multiyears sekitar Rp4,5 miliar untuk memperluas pelayanan air bersih ke wilayah kecamatan.
Sebanyak 15 desa di Barito Utara masih belum teraliri listrik. Pemkab mempercepat pembukaan akses jalan dan menargetkan seluruh desa mendapat layanan listrik pada 2027.
Bantuan APBN Rp50 miliar untuk PDAM Muara Teweh digunakan membangun IPA, reservoir, jaringan pipa dan fasilitas pendukung dengan tambahan kapasitas sekitar 50 liter per detik.
Pemkab Barito Utara memperkirakan RSUD Muara Teweh masih membutuhkan anggaran Rp25-30 miliar untuk pembenahan fasilitas yang ditargetkan rampung Desember 2026.
Iman Topik menjelaskan, realisasi tersebut terdiri dari sejumlah bidang. Sekretariat dengan pagu Rp 248,06 miliar telah terealisasi Rp 161,07 miliar atau 64,93 persen. Bidang Sarpras dengan pagu Rp 186,96 miliar terealisasi Rp 66,95 miliar atau 35,81 persen.
Direktur PDAM Muara Teweh, Rosmanjaya Anor usai mendampingi Bupati menjelaskan, kunjungan Bupati tersebut salah satunya untuk mengecek pelaksanaan program bantuan APBN senilai Rp 50 miliar yang diperuntukkan bagi pengembangan sistem penyediaan air bersih di wilayah Muara Teweh.
Menurut Shalahuddin, rapat koordinasi memiliki arti penting karena pengendalian pembangunan tidak hanya berkaitan dengan angka penyerapan anggaran, tetapi yang lebih utama adalah memastikan setiap anggaran yang dialokasikan dapat segera diwujudkan menjadi program dan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kepala Disdagrin Kabupaten Barito Utara, M Mastur, Rabu 2 September 2026 mengatakan, dukungan terhadap pelaku IKM dilakukan melalui berbagai program pembinaan, pendampingan, fasilitasi hingga promosi produk lokal.
Ketua DPK Korpri Kabupaten Barito Utara, Eveready Noor, yang juga Asisten I Setda Barito Utara, Rabu 2 September 2026 di ruang kerjanya mengatakan, pembagian masker merupakan bentuk kepedulian Korpri terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi udara yang kurang baik akibat kabut asap.
Imbauan tersebut disampaikan H. Tajeri menyusul adanya pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya, di mana kondisi air Sungai Barito yang surut maupun saat terjadi banjir pernah menimbulkan musibah serupa.
BNN Kalteng memperkuat peran masyarakat Barito Utara dalam pencegahan penyalahgunaan dan peredaran narkoba melalui program pemberdayaan dan penguatan ketahanan sosial.