Kepastian tersebut dimatangkan dalam rapat penyusunan Rancangan Peraturan Bupati (Raperbup) baru-baru ini. Raperbup tersebut merupakan aturan pelaksana dari Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2025 tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi.
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menyebut Kapuas berperan besar mendukung swasembada pangan nasional melalui panen raya padi dan pengembangan pertanian.
Waterfront City diharapkan menjadi langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Selain itu, kawasan tersebut juga diharapkan menjadi ruang terbuka yang nyaman bagi masyarakat untuk beraktivitas dan berekreasi.
"Kapuas masih menjadi sentra produksi padi terbesar di Kalimantan Tengah yang mampu memenuhi kebutuhan beras masyarakat Kapuas sekaligus turut menyuplai kebutuhan pangan di tingkat provinsi,"
"Alhamdulillah hampir seluruh bantuan alat pertanian dari Kementerian sudah tiba di Kabupaten Kapuas, sementara sebagian lainnya masih dalam proses pengiriman,"
LPTQ Kecamatan Kapuas Barat menyatakan siap menjadi tuan rumah MTQ ke-48 Tingkat Kabupaten Kapuas Tahun 2027 dan mulai menyiapkan berbagai langkah strategis.
Keberhasilan tidak dapat diraih dengan persiapan yang dilakukan menjelang perlombaan. Menurutnya, pembinaan harus dimulai sejak dini melalui program yang berkelanjutan sehingga peserta siap dari sisi kemampuan, mental, maupun kepercayaan diri.
Secara umum, fraksi-fraksi DPRD menyatakan menerima dan menyetujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah. Meski demikian, masing-masing fraksi juga menyampaikan sejumlah catatan dan rekomendasi sebagai bahan perbaikan penyelenggaraan pemerintahan serta pengelolaan keuangan daerah ke depan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas, Pangeran S. Pandiangan, mengatakan kondisi tersebut menjadi indikator meningkatnya kerawanan karhutla sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari relawan di lapangan, sejumlah kerabat korban sempat melakukan pencarian terhadap orang yang diduga terlibat dalam perkelahian tersebut. Namun, saat mereka tiba di lokasi, terduga pelaku dilaporkan sudah tidak berada di tempat.
Bank Indonesia menilai infrastruktur pembayaran digital di Kabupaten Kapuas sudah memadai, namun kebiasaan masyarakat menggunakan transaksi tunai masih menjadi tantangan.