Bupati Kapuas, M. Wiyatno menyampaikan bahwa expo ini tidak hanya bersifat seremonial, melainkan memiliki peran penting dalam memperkuat perekonomian masyarakat. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang dan meningkatkan daya saing.
Digelar di kawasan Stadion Panunjung Tarung Kapuas, tepatnya di Jalan Maluku, kegiatan ini berlangsung meriah dengan kehadiran peserta dan penonton yang memadati lokasi. Lomba balogo, sebagai permainan khas daerah, tampil menonjol dan mendapat antusiasme tinggi dari berbagai kalangan.
Kegiatan ini akan digelar di stand DLHK yang berlokasi di Jalan Maluku, tepatnya di depan GOR Panunjung Tarung mulai 6 April 2026. Program tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah.
BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) tingkat SMP/MTs sederajat di Kabupaten Kapuas mulai digelar pada Senin, 6 April 2026. Sejumlah sekolah melaksanakan ujian di hari…
Di lokasi pertama, kebakaran terjadi di Jalan Anggrek Gang VII RT 16 yang menghanguskan sebanyak enam unit rumah. Peristiwa tersebut menyebabkan sedikitnya delapan kepala keluarga (KK) terdampak dan harus kehilangan tempat tinggal serta harta benda.
Kegiatan edukasi kesehatan dilaksanakan di ruang tunggu Poliklinik Anak Rawat Jalan RSUD Kapuas dengan menghadirkan dr. Agung Hari Wibowo bersama tim PKRS dan tenaga kesehatan poliklinik anak.
Fokus utama diarahkan pada pengaturan mekanisme kerja, kehadiran pegawai, serta memastikan kinerja tetap optimal. Kebijakan WFH dinilai sebagai bagian dari upaya efisiensi energi sekaligus mendorong sistem kerja fleksibel di kalangan ASN.
Wakil Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah akan memprioritaskan keberlangsungan pendidikan bagi para siswa. Ia menyampaikan bahwa anak-anak harus tetap mendapatkan hak belajar meskipun berada dalam situasi darurat.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 13.20 WIB tersebut melibatkan dua kendaraan berat, yakni truk tangki pengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dan truk pengangkut aspal.
Sylvia mengungkapkan dirinya berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Orang tuanya bekerja sebagai penjual jamu dalam skala usaha kecil, sehingga penghasilan yang diperoleh belum sepenuhnya mampu mendukung rencana melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
terdapat 8 kepala keluarga (KK) yang terdampak, dengan total 7 unit rumah mengalami kerusakan, terdiri dari 5 rumah rusak berat dan 2 rumah rusak sedang.
Sebanyak 99 peserta mengikuti tahapan ini. Tes kesehatan menjadi salah satu proses penting untuk memastikan kesiapan fisik para calon anggota Paskibraka sebelum melangkah ke tahap seleksi berikutnya.