Pemkab Kotawaringin Timur menyiapkan distribusi air bersih bagi desa terdampak kekeringan dengan kebutuhan mencapai 15 ribu hingga 20 ribu liter per desa.
Kendaraan yang dilarang melintas di ruas jalan dalam kota seperti angkutan CPO, Tandan Buah Segar (TBS), karnel, pupuk, kontainer atau peti kemas, alat berat, angkutan ekspedisi yang melebihi ketentuan kelas jalan dalam Kota Sampit, dan kendaraan berat lainnya.
MPLS untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kotim dilaksanakan selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Juli 2026. Selama kegiatan tersebut, seluruh sekolah diminta menerapkan konsep MPLS Ramah sebagaimana yang dicanangkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Asisten III Sekretariat Daerah Kotim, Bima Eka Wardhana, menegaskan bahwa saat ini media sosial bukan sekadar alat publikasi kegiatan pemerintah semata. Media sosial telah menjadi ruang utama komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, tempat di mana warga mencari informasi, menyampaikan aspirasi, bahkan menilai kualitas pelayanan publik.
Wakil Bupati Kotim Irawati mengingatkan orang tua membatasi dan mengawasi penggunaan gawai agar anak terhindar dari gim berlebihan serta konten negatif.
Pernyataan itu disampaikan saat kegiatan pengabdian kepada masyarakat PPI Curug berupa pelatihan safety and security awareness serta pengembangan jaringan rute penerbangan di Bandara H Asan Sampit.
Diskominfo Kotim membekali peserta didik baru SMKN 3 Sampit dengan literasi digital, mulai dari keamanan data, etika bermedia sosial, hingga mengenali hoaks.
Koordinator pelaksana Pradiklat dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kotim, Ninuk Ariani, menjelaskan bahwa kegiatan ini berlangsung sejak 1 Juli hingga 29 Juli 2026. Para peserta menjalani latihan rutin sebanyak 13 kali pertemuan yang dijadwalkan setiap Rabu, Sabtu, dan Minggu.
Rafiq menyampaikan hal tersebut saat mewakili Pj Sekretaris Daerah Kotim membuka Pelatihan Inovasi Pelayanan Publik yang digelar sebagai upaya meningkatkan kapasitas organisasi perangkat daerah dalam memberikan layanan yang semakin berkualitas.
"Pemahaman seperti ini penting agar para pelajar mampu memanfaatkan teknologi informasi secara optimal tanpa mengabaikan aspek keamanan dan etika dalam berinteraksi di dunia maya,"