Pemkab Kotim menegaskan lahan pembangunan Yonif TP 923/Mentaya merupakan milik TNI yang telah dikuasai Kodim 1015/Sampit sejak 1999 dan bukan hasil penyerobotan.
Pemkab Kotim menyiapkan rumah dinas alternatif bagi guru korban kebakaran di Ketapang, Sampit. Bantuan darurat dan pendataan rumah terdampak juga dilakukan pemerintah daerah.
Wabup Kotim Irawati meminta Pemprov Kalteng melindungi petani sawit menyusul anjloknya harga TBS yang kini hanya berkisar Rp1.000-Rp1.700 per kilogram.
Wakil Bupati Kotim Irawati menyalurkan bantuan dan meninjau korban kebakaran di Jalan H Imran Sampit. Pemkab Kotim juga menyiapkan rumah dinas sementara bagi guru terdampak kebakaran.
Pemkab Kotim menegaskan lahan pembangunan Yonif TP 923/Mentaya merupakan milik TNI dan berada di luar area sengketa yang saat ini diproses di pengadilan.
"Kendala kita karena daerah perkotaan ini, jadi kami sedang menyiasati bagaimana aset-aset daerah atau aset pemda yang bisa dimanfaatkan untuk mendorong KDMP di masing-masing kelurahan,"
Ketua TP Posyandu Kotim Khairiah Halikinnor mengajak kader Posyandu ikut berperan aktif mencegah banjir melalui kepedulian terhadap drainase dan kebersihan lingkungan.
Spanduk larangan tersebut menyasar kendaraan angkutan berat seperti truk pengangkut tandan buah segar (TBS), crude palm oil (CPO), kernel, pupuk, kontainer, alat berat, dan kendaraan angkutan ekspedisi lainnya.
TP Posyandu Kotim mendorong transformasi Posyandu 6 SPM agar tidak lagi hanya fokus pada layanan kesehatan anak, tetapi menjadi pusat pelayanan terpadu untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Pemkab Kotim menerima 66 unit Starlink dari Pemprov Kalteng untuk memperluas akses internet di wilayah blank spot guna mendukung pendidikan, kesehatan dan pelayanan publik digital di daerah terpencil.
Wabup Kotim Irawati berharap pokir DPRD difokuskan untuk penanganan drainase kota guna mengurangi banjir di Sampit akibat saluran sempit dan tersumbat sampah.
Pemkab Kotim pinjam pompa air dari BWS Kalimantan II untuk mempercepat penanganan banjir di Sampit. Drainase tertutup warga menjadi kendala utama aliran air.
Kotim menjadi daerah pertama yang dikunjungi karena paling banyak mengajukan usulan rapat dengar pendapat (RDP) terkait konflik masyarakat dan perusahaan
Ketinggian air di beberapa titik saat ini berkisar antara 34 sentimeter hingga 89 sentimeter dari permukaan jalan. Bahkan genangan air di permukiman warga dilaporkan sudah mendekati lantai rumah