BPBD Kotim menyiapkan Desa Hanjalipan sebagai titik siaga darurat menghadapi banjir luapan Sungai Mentaya. Sedikitnya enam desa terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai 110 sentimeter.
Secara periodik TRC BPBD akan melakukan koordinasi dengan para sukarelawan di beberapa desa yang akan terdampak. Pada 16 Mei 2026 (Dasarian II Mei 2026) air luapan sudah berada di Kecamatan Mentaya Hulu
"Seperti yang kita saksikan tadi di situ ada kelengkapan barang-barang di dalam kemudian ada bahan-bahan yang dijual, termasuk juga ada satu unit truk, satu unit pickup dan juga ada tosa dan sebagainya,"
Harga MinyaKita di Pasar PPM Sampit sempat melonjak hingga Rp19.000 sampai Rp20.000 per liter, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.700 per liter. Berdasarkan pengakuan pedagang kondisi itu dipicu pembatasan pembelian dari agen.
"Tenaga pengajar juga profesional dan bersertifikasi. Program ini bertujuan memberikan kesempatan pendidikan yang layak dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu,"
"Untuk sementara jemaah kita alhamdulillah masih aman pak, tidak ada yang dirujuk," kata Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kotim, Tiariyanto, Jumat, 15 Mei 2026.
Longsor di bantaran Sungai Tualan, Desa Tumbang Mujam, Kotim mengancam enam rumah warga dan jalan poros desa akibat derasnya debit air usai hujan lebat beberapa hari terakhir.
Pemkab Kotim memprioritaskan sembilan paket strategis daerah tahun 2026, termasuk proyek jalan, kesehatan, dan penerangan dengan target lelang dimulai Mei.
Saat ini Kotim masih diliputi pancaroba atau peralihan musim yang ditandai dengan cuaca tidak menentu dan suhu ekstrem. Kondisi ini menjadi rawan karena kelembaban tinggi dan genangan air hujan mempercepat siklus hidup nyamuk Aedes aegypti.
Sekretaris Desa Tumbang Mujam, Dolik mengatakan derasnya arus Sungai Tualan memicu pengikisan tanah di tepi jalan utama desa yang berada di RT 001 RW 001.
Permasalahan tersebut dimediasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotim pada Rabu, 13 Mei 2026, yang dipimpin oleh Asisten I Setda Kotim Waren setelah warga dari dua desa menggelar aksi damai pada 6 Mei 2026 lalu di PT Langgeng Makmur Sejahtera (LMS).
Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui sinergi antara Pemkab Kotim, PT Pegadaian Cabang Sampit, dan Otoritas Jasa Keuangan Kalimantan Tengah di Universitas Darwan Ali.