Acara ini digelar atas kerja sama PMI Kabupaten Pulang Pisau dan PMI Provinsi Kalimantan Tengah, dengan menghadirkan sejumlah kegiatan sosial mulai dari pelayanan kesehatan gratis, pembagian paket sembako, sosialisasi bahaya asap rokok, hingga pemberian penghargaan kepada Kepala Desa Gohong.
Rifa'i berpesan kepada UMKM, apabila rencana ini berjalan dengan baik dan terjalin kerja sama, maka produknya harus ada setiap saat, jangan sampai putus di tengah jalan.
Tim percepatan stunting diagendakan turun langsung ke kecamatan dengan mengundang seluruh kepala desa, bidan, dan perawat yang bertugas di Puskesmas maupun Posyandu untuk bersama-sama melaksanakan program prioritas tersebut.
"Musim penghujan rentan berbagai penyakit, seperti ISPA karena cuaca yang lembab rentan terjadi ISPA, apalagi bagi penderita asma. Selain itu, juga ada diare dan demam berdarah,"
Kepala Desa Purwodadi Lusiam Marhani menjelaskan, selain fokus pada ketahanan pangan, pihak desa juga menjalankan usaha penyewaan ekskavator. Hasil pendapatan dari unit ini, sepenuhnya dikembalikan untuk pelayanan masyarakat.
"Demi tercapainya remaja yang hebat dan terencana di Pulang Pisau, kita perlu dukungan dari berbagai pihak, baik dalam tingkatan kecamatan maupun desa,"
Jayadikarta yang kini dipercaya sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Pulpistugas yang sebelumnya dijalankan Sekda Tony Hatisintamenyebutkan ada beberapa desa yang menjadi titik kenaikan stunting.
Jayadikarta menyampaikan bahwa Maulid Nabi merupakan hari yang mulia karena menjadi simbol hadirnya cahaya Islam yang menerangi kehidupan manusia. Melalui peringatan ini, umat Islam diingatkan untuk selalu meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
"Saya berharap seluruh kepala desa, camat, dan perangkat daerah bersama-sama menyampaikan program dan kebutuhan masyarakat ke tingkat kabupaten, agar pembangunan berjalan searah,"