Dalam kunjungan tersebut, Gubernur bersama Bupati dan rombongan meninjau perkembangan program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di dua desa. Program ini menjadi salah satu langkah strategis mendukung ketahanan pangan daerah dan nasional.
Untuk kategori putra, juara pertama diraih Yoga, disusul Pajri di posisi kedua, dan Andra di posisi ketiga. Peringkat keempat ditempati Ben Arisandy, kelima Risky Pratama, dan keenam Pardiansyah.
"Saya berharap dalam pelatihan ini menjadi ajang yang pembelajaran yang efektif, sehingga para peserta dapat menguasai materi dengan baik dan mengaplikasikannya, dalam tugas di masjid masing-masing,"
Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau mendirikan stand pameran di Handep Hapakat Fair 2025. Pameran dimulai Senin 11 Agustus 2025 di Halaman Stadion H.M Sanusi.?
Bupati Pulang Pisau, Ahmad Rif?i, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Ia mengatakan, melalui ajang ini, Pemerintah Kabupaten Pulpis bersama seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) ingin memberikan literasi dan pelayanan langsung kepada masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau menggelar pawai budaya, Senin 11 Agustus 2025, dalam rangka memerihan HUT RI ke-80 dan rangkaian HUT Kabupaten Pulpis ke 23 tahun.
Sejak awal pawai, para peserta menampilkan beragam atraksi memukau. Penari-penari tampil anggun diiringi musik tradisional, menggambarkan kekayaan budaya dari berbagai daerah di Indonesia.
Handep Hapakat Fair akan mulai digelar, Senin 11 Agustus 2025-? kegiatan ini akan menyajikan stand dan pameran yang diisi oleh UMKM binaan OPD di Kabupaten Pulang Pisau serta UMKM masyarakat.
"Run 5 K yang di prakarsai oleh Disbudporapar, mendapatkan atensi yang cukup besar dari masyarakat, peserta yang mengikuti bukan hanya dari Pulang Pisau saja, ada juga dari wilayah lain, seperti Kapuas, Banjarmasin, Palangka Raya dan ada juga dari Gunung Mas,"
"Kami sudah menyampaikan juga untuk kegiatan Handep Hapakat fair, agar stan OPD dan lainnya menyediakan tempat sampah atau pelastik sampah yang terpilah,"
Miguhartaku menegaskan, para pemenang tidak boleh berhenti berprestasi hanya sampai di ajang ini. Mereka perlu dibina secara berkelanjutan agar menjadi atlet andalan Pulang Pisau di masa depan.
Pertandingan berlangsung meriah dan menegangkan, menampilkan ketangkasan sekaligus seni bela diri karate. Ratusan peserta dari dua kecamatan, yakni Kahayan Hilir dan Maliku, turut ambil bagian.
Lomba menuntut peserta untuk mengikuti setiap gerakan dengan tepat dan teratur. Kekompakan, koordinasi, dan dukungan antaranggota regu menjadi kunci penampilan yang seragam dan harmonis.