BORNEONEWS, Sampit - Keuntungan jadi kurir sabu tidak begitu besar, namun kegiatan itu nekat dilakukan RR alias Ud (23) dan AR (21).
Dua warga Jalan Iskandar, Kelurahan Ketapang, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur ini tidak mau kehabisan akal.
Sabu yang diminta oleh Sad kepada keduanya untuk dijual mereka sisihkan lagi untuk dijual agar keuntungan besar bisa diterima oleh kedua pria pengangguran ini.
"Paketan yang Rp100 ribu itu kalau diantar upahnya Rp20 ribu, kalau 5 paket diantar baru bisa dapat Rp100 ribu," kata Ud, saat pelimpahan berkas tahap II di Kejaksaan Negeri Kotim, Rabu (13/3/2019).
Dari Ud diamankan satu paket sabu, sementara itu dari AR diamankan 3 paket sabu. Keduanya diamankan di Jalan Samudera RT 5 Rw 2 Kelurahan Kota Besi Hulu, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotim.
--page
Ud mengaku saat itu dititipkan lima paket sabu untuk dijual, sedangkan AR dititip 2 paket. Dari AR itu dibagi jadi 3 paket agar 1 paket itu jadi keuntungan mereka.
"Rencananya per paket itu mau saya jual Rp200 ribu," pungkas AR kepada Jaksa Didiek Prasetyo Utomo, yang menangani perkara mereka. (NACO/B-2)








