BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya menargetkan kawasan kumuh bisa diturunkan menjadi nol hektare dalam waktu satu tahun ke depan. Caranya, banyak program satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) yang akan dilaksanakan dalam satu kawasan kumuh.
“Paling lama satu tahun insya Allah jika tidak ada kendala di lapangan sudah tuntas,” kata Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin usai membuka berkolaborasi bersama dalam menyelaraskan program Kota Tanpa Kumuh di Jalan G Obos, Rabu, 4 September 2019.
Dia meyakini progres tersebut dengan melihat jumlah penurunan kawasan kumuh Kota Palangka Raya yang seluas 102,5 hektare bisa menjadi 34,431 hektare pada tahun ini.
Fairid mengakui untuk saat ini kawasan kumuh masih tersebar dibeberapa kelurahan di Kota Cantik Palangka Raya dan perlu penanganan.
“Yakni di kelurahan Pahandut, Tumbang Rungan, Palangka, Pahandut Seberang, Tangkiling dan Menteng,” ucapnya.
--page
Salah satu upaya untuk meminimalisasi hal tersebut, Pemerintah Kota Palangka Raya memberikan bantuan Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat atau BPM dan beberapa alat untuk menunjang kebersihan. (HERMAWAN DP/B-6)








