BORNEONEWS, Palangka Raya - Damang Pahandut, Palangka Raya Marcos Tuwan menilai, peredaran narkoba di Provinsi Kalteng secara sistematis dan masif harus dijadikan sebagai musuh bersama.
Bisnis barang haram yang mengancurkan generasi muda di Bumi Tambun Bungai dan ditanah air ini tidak bisa diperangi oleh pihak atau lembaga tertentu saja. Masyarakat dan juga pemerintah daerah harus bahu membahu melawan.
"Narkoba itu musuh bersama. Mau tidak mau harus diperang bersama dengan segala kekuatan yang dimiliki, " ujar Marcos Tuwan, Jumat, 6 September 2019.
Dirinya mengaku geram dengan peredaran narkoba yang dilakukan oleh segelintir orang di Kalteng ini susah untuk diperangi.
"Ini pertanyaan besar, kenapa yang jadi bandar dan atau pengedar narkoba itu sedikit orang kok tidak bisa dilawan. Susahnya dimana dan apa kendalanya," tanya Marcos kesal.
--page
Meskipun demikian dirinya berkomitmen dan optimis serta dengan cara apapun untuk membumihanguskan bisnis barang haram di Bumi Tambun Bungai umumnya dan Puntun khususnya.
"Saya akan mendekati TNI dan Polisi militer untuk memberantas narkoba di Puntun, " ujarnya tegas. (ARNOL/B-5)








