BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya belum bisa memberikan tanggal pasti terkait rencana pemulangan pekerja seks komersial atau PSK ke daerah asal mereka.
“Masih belum. Kemarin itu rapat koordinasi internal kami saja. Belum ada keputusan dan belum bisa dipublikasikan,” sebut Kepala Dinas Sosial Kota Palangka Raya Fauliansyah saat ditemui di halaman GPU Palampang Tarung, Senin, 23 September 2019.
Sebelumnya, Fauliansyah mengatakan total PSK di Kota Palangka Raya sebanyak 137 orang. Semuanya terpusat di Km 12, Jalan Tjilik Riwut.
“Memang (pemulangan PSK) memerlukan dana yang cukup besar. Jadi memang untuk pemulangan tersebut dilakukan secara bertahap,” tambahnya.
Sehingga, lanjut dia, Dinas Sosial masih menunggu kabar dari pemerintah pusat. Terutama terkait berapa total anggaran yang akan dikucurkan untuk pemulangan PSK Kota Palangka Raya.
--page
“Sebenarnya yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Palangka Raya saat ini adalah pembinaan terhadap PSK saja. Masalah biaya pemulangan merupakan program dan tanggung jawab pemerintah pusat,” ujarnya. (HERMAWAN DP/B-3)








