SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Seorang tersangka narkoba berinisial AM tewas diduga akibat over dosis, karena mencoba menghilangkan barang bukti dengan meneguk pil ekstasi jenis inex.

Dari pengakuan 2 orang temannya yang berinisial IW dan AR, AM sempat mengungkapkan bahwa dia tidak hanya mengonsumsi sabu saja, namun juga 2 butir inex.

"Saat di Polsek Baamang, AM sempat mengatakan dirinya mengonsumsi 2 butir inex dan perkataan itu juga didengar oleh aparat, karena saat itu kami sedang diperiksa," ujar IW saat memberikan keterangan kepada Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel, Rabu 16 Oktober 2019.

Saat itu AM memang terlihat sangat mabuk. Saat diperiksa polisi, dia sangat gelisat serta berkeringat.

Bahkan saat diputarkan musik, AM langsung bergoyang. Kemungkinan besar hal itu terjadi karena inex yang dikonsumsinya sudah sangat bereaksi.

--page

"Saat diperiksa AM terlihat mabuk berat. Bahkan sangat gelisah dan berkeringat. Tidak hanya dia juga selalu bergoyang saat diputarkan musik," kata IW.

Setelah terlihat sangat mabuk, AM langsung dibawa ke rumah sakit hingga akhirnya meninggal saat dirawat intensif oleh tim medis.

Sementara itu sebelum dibawa ke rumah sakit, AM sempat mengalami sakit perut dan meminta diantarkan ke toilet. Di toilet AM sempat buang air besar dan muntah.

"AM sempat muntah dan buang air besar, sebelum terlihat gelisah dan berkeringat. Mungkin karena reaksi dari sabu dan inex yang dia konsumsi," terang IW.

Sementara itu dirinya tidak mengetahui bahwa AM mengonsumsi inex. Karena saat itu mereka bertiga hanya menggelar pesta sabu.

--page

Dengan jumlah 6 paket kecil berharga Rp 200 ribu. Namun saat digrebek polisi, kedua teman korban tidak merasakan ada reaksi dari narkoba karena kaget akibat kedatangan aparat.

"Saat itu kami hanya konsunsi sabu. Dan saya bersama AR juga tidak mabuk. Karena kaget digrebek polisi," terang IW.

Kasus tersebut masih ditangani aparat kepolisian. Pihaknya juga masih menunggu hasil dari keterangan doktor di RSUD Dr Murjani Sampit terkait penyebab kematian AM.

Sedangkan kedua temannya yang ikut diamankan masih dalam pemeriksaan intensif. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)