BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya menggaungkan gerakan kolaboratif untuk menekan luasan kawasan kumuh di Kota Cantik.
Pemerintah kota menggandeng pihak swasta dan masyarakat untuk memastikan tercapainya target nasional bebas kumuh.
“Kami mengedepankan kolaborasi bersama pemerintah daerah, pihak swasta dan masyarakat Program Kota Tanpa Kumuh atau KOTAKU,” sebut Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin saat workshop, Kamis 17 Oktober 2019.
Dia menekankan target yang harus dicapai Kota Palangka Raya terwujudnya zero atau nol hektare kawasan kumuh pada 2019 atau selambat-lambatnya 2020.
“Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman telah melakukan penanganan kumuh perkotaan sejak 2015 untuk mendukung gerakan 100-0-100,” sebutnya.
--page
Fairid menjelaskan gerakan 100-0-00 adalah dengan menyediakan 100 persen akses air minum, mengurangi luasan kawasan kumuh hingga 0 persen, dan menyediakan 100 persen akses sanitasi. (HERMAWAN DP/B-6)








