PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Banjir yang melanda dibeberapa titik di Kota Palangka Raya nyatanya diakibatkan oleh seluruh saluran air primer meluap karena tidak mampu menampung debit air pasca hujan deras.

Kepala Dinas PUPR Kota Palangka Raya, Arbert Tombak mengatakan banjir yang terjadi merupakan kejadian luar biasa.

Pasalnya dengan hujan deras yang turun tidak hanya membuat banjir disejumlah titik, namun juga menyebabkan retakan di bahu jembatan di Jalan Tjilik Riwut dan ambuknya tiang listrik penyangga gardu milik PLN.

“Untuk saluran primer ada keterbatasan yang mengalir menuju sungai. Ini yang mengakibatkan meluapnya air karena serapannya air setelah hujan kurang maksimal," jelas Arbert, Rabu 4 Desember 2019.

Dia mengatakan saat ini ada 7 saluran air primer di Palangka Raya yang masih aktif. Di antaranya primer Jalan Diponegoro, Primer 1,2,3,4, primer Sakan, primer Lingkar Luar dan primer Bandara.

--page

"Ke depan kami akan melakukan evaluasi lagi mulai dari daya tampung dengan mengeruk atau memperlebar agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi," pungkasnya. (AGUS/B-6)