PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah atau Bapemperda DPRD Kota Palangka Raya, Riduanto mengharapkan meningkatan alokasi dana kesehatan dalam APBD 2020 bisa diimbangi dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Yang pertama tentu saja dengan alokasi dana yang besar maka tingkat pelayanan kesehatan bagi masyarakat kita harapkan akan turut meningkat," kata Riduanto, Selasa 14 Januari 2020.

Selain itu pelayanan kesehatan juga diharapkan bisa didapatkan dengan kualitas yang merata di seluruh penjuru Kota Cantik.

"Lalu diharapkan Kota Palangka Raya mampu menciptakan layanan yang berdasarkan pada prinsip nondiskriminatif, partisipatif, dan berkelanjutan," tegasnya.

Menurutnya pada bagian belanja daerah, Pemerintah Kota Palangka Raya telah mengalokasikan anggaran fungsi kesehatan sebesar 19,42 persen untuk tahun ini.

--page

"Nilai ini lebih besar dari yang diamanatkan oleh negara di dalam UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Pendanaan Kesehatan. Menurut undang-undang tersebut, anggaran fungsi pendidikan harus disediakan minimal 10 persen. Karena nilainya sudah cukup besar maka kita harapkan kualitas pelayanannya juga meningkat," jelasnya. (TESTI PRISCILLA/B-6)