BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Narkotika Nasional Provinsi atau BNNP Kalimantan Tengah melakukan tes urine terhadap puluhan karyawan yang bekerja di salah satu perusahaan. Hal ini disampaikan Kepala BNNP Kalteng, Brigjen Marudut Hutabarat, Selasa, 21 Januari 2020.
"Iya mas kami ada mengecek urine untuk 54 karyawan di (PT Susuantri Permai). Ini dilakukan untuk mengetahui penyalahgunaan narkotika yang dilakukan oleh para karyawan di perusahaan tersebut," ujarnya.
Menurut Hutabarat, puluhan karyawan yang dicek urinenya tersebut hanya merupakan sample. Hasilnya dua orang positif mengonsumsi methaphetamine.
"Ceknya kita lakukan secara acak mas. Tidak semua kita cek urinenya karena karyawannya cukup banyak," ujar Marudut saat dihubungi.
Kegiatan pengecekan urine tersebut didukung penuh oleh pihak perusahaan sebagai langkah membebaskan para karyawannya dari bahaya narkoba dan obat terlarang lainnya.
--page
"Pengecekan ini mungkin akan terus kita lakukan dan selalu terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak perusahaan. Ini merupakan upaya positif agar para pekerja di perusahaan tersebut bebas dari narkoba," tuturnya. (ARNOL/B-7)








