PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Juru parkir di Kota Palangka Raya akan tampil beda. Pasalnya, mereka akan mengenakan pakaian adat saat menjalankan tugas. 

"Tahun ini kami akan terapkan pakaian adat kepada juru parkir dengan desain seperti rompi yang dibikin gambar batang garing, kemudian pakai lawung yang menunjukan kearifan budaya asli Kalimantan Tengah," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya, Alman Pakpahan, Selasa, 21 Januari 2020.

Ia berharap, pemakaian rompi serta pakaian lawung untuk semua juru parkir dapat memberikan rasa aman, nyaman bagi para pengunjung.

Pemakaian adat Kalteng itu nantinya juga menjadi salah satu syarat yang harus dipatuhi oleh semua juru parkir di kota setempat. Sehingga, warna baru akan nampak terlihat. 

--page

Seperti diberitakan, dinas perhubungan beberapa hari lalu menertibkan kendaraan yang parkir di area terlarang. Upaya itu cukup membuahkan hasil. Meski demikian, mereka tetap melakukan patroli untuk mengantisipasi kendaraan yang parkir tidak pada tempatnya. (NOPRI/B-7)