KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Anggota Polwan Polres Kapuas juga terus dilatih dan ditingkatkan kemampuannya selaku negosiator dalam menghadapi unjuk rasa, dalam pelatihan pengendalian masaa atau Dalmas yang sudah diberikan.

Sejumlah anggota Polwan Polres Kapuas dilatih sedemikian rupa untuk bisa menjadi tim negosiator yang handal dalam menghadapi massa, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“iya, melalui pelatihan singkat kemarin dari Ditsamapta Polda Kalteng kami harapkan para Polwan mampu mengajak dan mempersuasif jika ada unjuk rasa dengan cara yang humanis dengan negosiator," ucap Kapolres Kapuas AKBP Esa Estu Utama, Sabtu, 1 Februari 2020.

"sehingga dapat menghindari tindakan anarkis para pengunjuk rasa maupun peningkatan ekskalasi massa,” lanjut dia.

Lebih lanjut, ia menuturkan pelatihan tersebut juga sebagai bentuk kesiap-siagaan personel Polwan Polres Kapuas sebagai Tim Negosiator bila sewaktu-waktu terjadi unjuk rasa di Wilayah Hukum Polres Kapuas yang membutuhkan kehadiran Polwan.

--page


"Pemberdayaan Polwan sebagai pelaksana negosiasi akan terasa pengaruhnya," tuturnya.

Karena, lanjut dia keberadaan negosiator akan dapat diterima oleh massa pengunjuk rasa sehingga akan dicapai “win-win solution” yang merupakan keberhasilan dari negosiator. 

"Terutama kita persiapkan ini untuk menghadapi kontijensi Pilkada Kalteng 2020 ini," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-5)