BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur, Bima Santoso menekankan agar pihak penyedia jasa PLN bisa memebenahi kabel arus listrik. Terutama untuk desa yang ada di sejumlah desa di Kecamatan MB Ketapang.
Pasalnya sejumlah tiang listrik jalur PLN ke rumah warga dibangun dengan swadaya sendiri dan menggunakan kayu yang seadanya.
“Saya berharap di daerah desa-desa khususnya desa Bangkuang Makmur daerah kecamatan dalam kota ini, PLN segera memebehani jalur kabel mereka yang mana disambungkan ke rumah warga," kata Bima, Senin, 24 Februari 2020.
Sebab kata dia sampai saat ini sambungan dari rumah kerumah itu terkesan semrawut karena tidak melalui jalur tiang-tiang PLN yang standar.
Dijelaskannya ada salah satu kelompok warga di Jalan Setia Budi, Desa Bengkuang Makmur yang selalu mengusulkan itu. Tentunya itu menjadi sebuah kewajiban pihak penyedia jasa untuk membangun infrastruktur tiang listrik, bukan justru sebaliknya diserahkan kepada masyarakat.
--page
Bima mengakui, soal jaring kabel listrik ini seyogyanya jangan diremehkan. Sebab sangat rentan menyebakan korban jiwa. Apalagi, di Kotim ini sudah ada beberapa contoh akibat kelalaian pihak PLN yang menyebabkan korban jiwa. (NACO/B-5)








