BORNEONEWS, Pangkalan Bun - PDAM Tirta Arut Pangkalan Bun menggratiskan tagihan rekening selama 2 bulan, sebagai kebijakan di tengah pandemi Covid-19. Namun, kebijakan itu hanya berlaku untuk pelanggan golongan 1 rumah tangga.

Direktur PDAM Tirta Arut Pangkalan Bun, Sapriansyah menyampaikan, pihaknya siap membebaskan pembayaran rekening untuk bulan April dan Mei.

"Kami mengimbau kepada pelanggan rumah tangga golongan 1 yang masih memiliki tunggakan agar segera dilunasi," kata dia, Jumat, 10 April 2020.

Adapun total sambungan golongan 1 rumah tangga ada sebanyak kurang lebih 2.523 pelanggan. Layanan gratis tagihan itu akan diberlakukan pada April - Mei.

Sapriansyah menambahkan, kebijakan itu diiringi dengan pembatasan penggunaan air bagi pelanggan kelompok golongan 1 rumah tangga.

--page

"PDAM Tirta Arut akan selalu berusaha secara maksimal dalam melayani masyarakat. Dengan adanya wabah covid-19 ini, kebutuhan air pasti tinggi karena masyarakat banyak berada di dalam rumah," kata dia.

Di sisi lain, PDAM terus berupaya memaksimalkan pelayanan berupa distribusi air bersih secara terus menerus untuk pelanggan.

Selain itu, pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar segera melaporkan jika menemukan kebocoran jaringan PDAM. (DANANG/B-11)