BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Palangka Raya, Mesliani Tara mengatakan dampak pandemi corona virus disease atau Covid-19 menyebabkan perekonomian sejumlah perusahaan tergangggu dan berimbas pada karyawannya.
"Total dirumahkan 2.055 orang dan total PHK 160 orang dari bidang UMKM pariwisata dan perhotelan bidang ini paling rentan," katanya, Senin 27 April 2020.
Selama pandemi Covid-19 berlangsung perusahaan mengambil langkah dengan 2 opsi. Opsi pertama, perusahaan merumahkan pekerjanya sampai kondisi membaik dan akan diperkerjakan kembali.
Opsi ke 2, perusahaan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karena memang kondisi keuangan perusahaan sedang darurat.
Untuk opsi yang pertama biasanya untuk karyawan yang di rumahkan tetap menerima gajih namun hanya separuh tetapi ada juga yang tidak.
--page
"Memang miris saya lihat dampak dari Covid-19 menyebabkan banyak masyarakat kehilangan pekerjaannya akibat ekonomi yang melemah saya sarankan segera daftar kartu pra kerja," pungkasnya. (HENDRI/B-6)








