PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Unit Reaksi Cepat (URC) Divisi Asistensi dan Pengawasan Protokol Kesehatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Palangka Raya melakukan pengecekan di tempat usaha billiard, Sabtu 25 Juli 2020.

"Pengecekan dan koordinasi ini menikdak lanjuti surat dari pihak platinum yang masuk pada tanggal 20 Juli 2020," kata Suvervisor Pusdalops BPBD, Balap Sipet.

Dari pengecekan itu diketahui pihak Platinum telah menyiapkan alat periksa suhu tubuh atau thermogun serta mewajibkan pengunjung menggunakan masker.

Kemudian juga disediakan partisi di kasir, sarung tangan petugas, handsanitizer, meja dan stik yang rutin dibersihkan.

"Jumlah meja 14 buah dan digunakan hanya 30-50 persen. Jumlah karyawan 28 orang dengan dibagi ke beberapa shif. Operasionalnya pukul 15.00-23.00 WIB," jelasnya.

--page

Dia mengatakan pihak Platinum meminta pertimbangan karena cukup banyak karyawan mereka yang tidak punya penghasilan dan berharap ada kebijakan yang baik dari pemerintah.

"Telah kami sampaikan bahwa tim URC hanya mengecek kesiapan mereka, keputusan dibolehkannya untuk dibuka selanjutnya kami serahkan ke pimpinan," pungkasnya. (HENDRI/B-6)