KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kapuas terus mensosialisasikan program merdeka belajar hingga Bos Reguler, Bos Afirmasi/Kinerja ke Pendidik dan Tenaga Pendidik (PTK).

Seperti yang telah dilaksanakan pihaknya, sedikitnya diikuti 160 PTK terdiri dari Koordinator Wilayah (Korwil) pengawas, kepala sekolah, guru dan operator bidang pendidikan SD, SMP, SMA/SMK seluruh Kecamatan Mantangai.

Kepala Disdik Kapuas, Suwarno mengatakan melalui sosialisasi ini peserta bisa memahami dan melaksanakan berbagai regulasi serta program agar mencapai sasaran sebagaimana yang diharapkan.

“Kegiatan itu merupakan bagian dari Program pendidikan hebat Kapuas cerdas yakni mendorong stakeholder pendidikan semakin profesional dalam bertugas," katanya, Sabtu 3 Oktober 2020.

Dia menyebut pengelolaan pendidikan dimasa pandemi covid-19 harus terus berjalan, namun tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan untuk semua.

--page

Dia menjelaskan merdeka belajar dimaknai untuk mengakomodir dan mendorong segala potensi stakeholder pendidikan yang diawali oleh guru untuk terus meningkatkan kompetensinya.

"Sehingga mampu membentuk pebelajar yang berbudi pekerti luhur, berkualitas, pembangun dan penjaga kedaulatan bangsa," tuturnya.

Suwarno mengatakan pemanfaatan dana Bos Afirmasi dan kinerja agar dilaksanakan sesuai regulasi dan kebutuhan program guna mendukung kelancaran lembaga pendidikan.

“Lakukanlah konsultasi kepada Tim Manajemen Bos juga berkoordinasi pada pejabat pengadaan barang agar sejalan dengan sistem pengadaan yang ditetapkan Kemendikbud serta bermanfaat untuk menunjang kelancaran proses belajar dan mengajar," jelasnya.

Dia juga menyatakan rasa bangga dan terima kasih kepada peserta yang telah mengikuti sosialisasi.

--page

“Secara geografis dan demografis Kecamatan Mantangai sangat luas dan terpencar kedalam tiga zona memerlukan waktu, tenaga, pikiran dan pengorbanan yang tinggi dalam mencerdaskan anak bangsa," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-6)