TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Komunitas usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM Tabe Barito Timur menggelar pelatihan bagi pelaku UMKM agar dapat berjualan secara online.

Sekretaris Komunitas UMKM Tabe, Normita Lydia Kristina menjelaskan, sejak pandemi covid-19, terjadi perubahan besar kebiasaan orang berjualan. Terutama saat pemerintah melakukan pembatasan sosial.

"Saat new normal ini kompetisi di dunia online meningkat, orang-orang mulai berjualan secara online semua. Saya berharap pelaku UMKM di Bartim tidak ketinggalan," kata Lydia, Sabtu, 10 Oktober 2020.

Target utama pelatihan yang digelar di LPK Wihellie Tamiang Layang tersebut, agar pelaku UMKM dapat meningkatkan penjualan produk dan mampu bersaing dalam penjualan online.

"Ada 3 sesi latihan hari ini yakni foto produk dengan instruktur Abdul Gapur, promosi medsos sederhana dan desain logo dengan instruktur Deby serta yang terakhir video produk dengan instruktur Joni Konuku," jelasnya.

--page

Sementara itu, instuktur foto produk, Abdul Gapur menerangkan, saat pandemi covid-19 jualan online menjadi booming karena pelaku usaha dibatasi beraktivitas.

"Karena itu untuk dapat berjualan online pelaku usaha harus memiliki foto produk yang bagus selain juga kualitas produk yang dijual," kata Abdul.

Fotografer profesional yang sering menjuarai lomba foto makro internasional ini menjelaskan bahwa dalam berjualan, yang pertama dilihat oleh calon pembeli adalah foto. 

"Begitu orang melihat foto yang bagus, dia akan tertarik untuk membeli," ungkapnya.

Dalam sesi pelatihan foto produk, Abdul Gapur mengajarkan materi tentang dasar fotografi menggunakan smartphone, komposisi produk, pencahayaan, posisi kamera, dan editing. (BOLE MALO/B-11)