PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Bupati Kobar Hj Nurhidayah menyampaikan bahwa lomba perahu ketinting layak dilestarikan sebagai ciri khas daerah.

Hal tersebut disampaikan Hj Nurhidayah, saat menutup secara resmi lomba perahu ketinting yang digelar di desa Penyombaan Kecamatan Arut Utara (Aruta) pada Minggu, 8 November 2020.

"Saya berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan dan dipertahankan sebagai ciri khas daerah kita," kata Hj. Nurhidayah.

Hj. Nurhidayah pun memberikan apresiasi dan penghargaannya atas penyelenggaraan lomba ini yang merupakan tradisi dan budaya asli, khususnya bagi masyarakat Kobar yang tinggal di sekitar aliran sungai.

"Ibu sangat mengapresiasi semangat peran pemuda Arut Utara, kegiatan ini menunjukkan salah satu peran pemuda dalam sebuah perubahan," ungkapnya.

--page

Perlu diketahui bahwa perlombaan perahu ketinting baru pertama kali digelar oleh Karang Taruna Desa, dalam rangka peringatan hari sumpah pemuda ke-92.

Lomba tersebut digelar sejak tanggal 3 November 2020 berakhir hari ini. Lomba diikuti oleh 40 peserta yang dibagi di dua kelas yaitu kelas I antara 6-9 horse power (Hp) dan kelas II 10-25 Hp.

Keunikan lomba ini pun menjadi perhatian masyarakat luas, baik dari desa Penyombaan maupun desa-desa lainnya di wilayah kecamatan Arut Utara. (DANANG/B-5)