BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kepala Desa Haringen, Kecamatan Dusun Timur Kabupaten Barito Timur mengeluhkan aliran listrik yang padam di sebagian wilayah desa yang dipimpinnya sejak hari Sabtu kemarin.
"Ini sudah lebih dari 24 jam, kemarin jam 12 trafonya meledak, tapi sampai sekarang belum ada penanganan dari PLN," kata Yasen, Minggu 15 November 2020.
Dampak dari terbakarnya trafo ini, warga di RT 01 dan RT 02 yang berjumlah 113 kepala keluarga tidak mendapatkan aliran listrik sejak kemarin.
"Kami berharap PLN bisa segera mengatasi masalah ini karena ini sudah dua malam warga RT 01 dan 02 tidak mendapat penerangan listrik," imbuhnya.
Kepala PLN Unit Layanan Pelanggan atau ULP Tamiang Layang, Arief Faturrahman yang dikonfirmasi terkait masalah ini membenarkan bahwa trafo yang menghubungkan aliran listrik ke RT 01 dan 02 di Desa Haringen meledak siang kemarin.
--page
"Trafo pengganti baru sampai, tapi rencana kami akan sambungkan dengan genset portabel dulu karena cuaca hujan tidak memungkinkan kami bekerja malam ini" kata Arief saat dihubungi pukul 18.00 WIB.
Dia menjelaskan PLN tidak tinggal diam ketika ada permasalahan di masyarakat karena merupakan komitmen PLN untuk memberikan pelayanan yang baik sekaligus hal tersebut menjadi bahan penilaian perusahaan terhadap kinerja PLN ULP Tamiang Layang.
"Sementara ini kawan-kawan masih persiapan mau kesana langsung malam ini untuk pasang gensset 50.000 VA. kami usahakan nyala dulu buat malam ini," pungkasnya. (BOLE MALO/B-6)








