BORNEONEWS, Sukamara - Sebanyak 800 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Sukamara mendapat bantuan berupa uang tunai senilai Rp 2,4 juta per orang. Untuk bantuan tahap pertama saat ini telah disalurkan.
"Ada bantuan UMKM dari Kementerian Koperasi dan UMKM dan untuk wilayah Kalimantan Tengah yang koordinatornya itu BPK," kata Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan, Ilham Massora, Selasa, 17 November 2020.
Bantuan Presiden Produktif tersebut memang diperuntukan kepada pelaku UMKM yang modal usahanya dibawah angka Rp 50 juta. Sehingga bantuan tersebut bisa dimanfaatkan para pelaku usaha untuk meningkatkan produksinya.
"Berdasarkan informasi, yang sudah menerima bantuan ini sekitar 800 UMKM dengan bantuan sebesar Rp 2,4 juta dan ini ditahap pertama pendataan kita," ujar Ilham.
Ilham berharap, bantuan yang telah diterima pada tahap pertama bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin dalam memajukan usahanya, sehingga bisa berkembang ditengah pandemi covid-19 saat ini.
--page
"Harapan kita dengan adanya bantuan ini bisa membantu UMKM kita yang mungking mengalami kendala karena ikut terdampak covid-19, mudah-mudahan bantuan ini bisa memberikan banyak manfaat," tukas Ilham Massora. (NORHASANAH/B-5)








