BORNEONEWS, Palangka Raya - Budidaya kelinci untuk dijadikan hewan peliharaan ternyata sudah mulai menggeliat di Kota Cantik, Palangka Raya. Seperti yang ditekuni Andi Dwi Saputra. Pemuda 21 tahun ini mulai membudidayakan kelinci sejak Juli 2019.
"Awal mulanya adik saya membeli kelinci di tempat tetangga. Lalu Saya kepikiran gara-gara nonton youtube tentang kelinci, kok penjualan bagus saya lihat," kata Andi kepada Borneonews, Sabtu 9 Januari 2021.
Awalnya dia hanya membeli kelinci 3 ekor sebagai indukan semua. Tapi memulai budidaya ini menurut Andi tidaklah semudah menonton tutorial Youtube.
"Perjalanan awal itu tidak mudah ternyata. Ada kelinci yang mati karena kurangnya vitamin serta kurangnya susu pada indukan yang mengakibatkan anakan kelinci mati pada umur 15 hari," jelasnya.
Dengan semua kejadian itu Andi kemudian berinovasi untuk mengganti semua makanan dan membeli vitamin-vitamin kelinci.
--page
"Akhirnya cocok dan alhamdulillah sekarang sudah ada 24 slot kandang itu semua full kelinci. Sekarang total indukan ada 14 dan jantan 3 ditambah anakan sekitar 50 ekor," tutur Andi lagi.
Menurut Andi pula prospek penjualan selama ini cukup bagus meski dirinya hanya melakukan penjualan secara lancar melalui media sosial.
"Biasanya saya melayani buat peternak rumahan sama petshop luar kota dan dalam kota. Sampai sekarang sudah menjual kurang lebih 50 ekor, dan kebanyakan untuk dipelihara karena belum punya kelinci khusus pedaging, jadinya sementara kebanyakan yang beli untuk dipelihara sendiri bukan untuk konsumsi," tuturnya lagi.
Untuk harga jual sendiri Andi mematok di kisaran Rp 100.000 hingga Rp 150.000 khusus kelinci jenis lokal usia 50 hari.
"Jenis kelincinya sebenarnya jenis bligon tapi sudah silangan dengan kelinci lokal. Saya memilih jenis itu karena banyak peminatnya dan dilihat dari harganya yang lebih murah makanya peminat juga banyak," jelasnya.
Selain itu Andi juga menjual kelinci jenis rex atau bulu karpet. Kalau soal harganya, jenis ini dipatok pada kisaran Rp 700.000 hingga Rp 2 jutaan.
"Kalau jenis ini bulunya lebih halus dari kelinci jenis lokal, dan biasanya yang beli itu memang sudah paham dengan jenis kelinci rex karena badan dan bulunya yang khas," bebernya lagi. (TESTI PRISCILLA/B-6)









