SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Hingga awal 2021 ini, masih banyak desa di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang belum teraliri listrik dari PT PLN. Hal itupun menjadi perhatian, karena listrik merupakan kebutuhan masyarakat. 

"Masih ada 49 desa yang belum teraliri listrik," ujar Manager PT PLN Unit Layanan Pelanggan Sampit Deddy Noveyusa, Jumat, 15 Januari 2020. 

Desa yang belum teraliri listrik dari PT PLN tersebut rata-rata berada di daerah yang sulit dijangkau melalui jalur darat. Sehingga, pihaknya kesulitan untuk mengangkut material dan peralatan untuk melakukan pemasangan. 

"Rata-rata berada di kecamatan luar kota, terutama di wilayah pedalaman Kotim," kata Deddy. 

Setiap tahunnya, PLN sendiri telah berupaya untuk memenuhi hal tersebut. Karena mereka sadar bahwa aliran listrik sangat dibutuhkan masyarakat. Bukan hanya untuk menyalakan elektronik atau hal lainnya, namun juga menjadi penerangan untuk anak-anak belajar.

--page

"Setiap tahunnya kami terus berupaya untuk mengalirkan listrik ke desa-desa, dengan cara bertahap," terang Deddy. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)