BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Langkah dalam melakukan pembinaan terhadap usaha ekonomi kreatif tidak berhenti pada pembinaan pengrajin dan pelaku usaha saja.
Ikatan Adhyaksa Dharma (IAD) Karini Kabupaten Seruyan, bahkan berencana membuka toko Usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM, untuk menampung dan memasarkan produk kerajinan dan usaha ekonomi kreatif di Seruyan.
Ketua IAD Karini Seruyan, Yulia Romy Rozali mengatakan, dengan tersedianya tempat untuk menampung berbagai produk ekonomi kreatif di Seruyan, maka akan memudahkan dalam mengenalkan produk khas Seruyan.
“Apabila nantinya ada tamu dari luar daerah, maka mudah mengajak untuk melihat produk kerajinan khas Seruyan yang tersedia di toko UMKM,” ungkapnya, Kamis, 8 April 2021.
Dengan terobosan ini, selain melakukan pembinaan. IAD juga membantu untuk promosi dan pemasaran berbagai produk khas Kabupaten Seruyan.
--page
Pihaknya pun terus mengumpulkan berbagai produk ekonomi kreatif dan kerajinan di Kabupaten Seruyan, sehingga kedepan seluruh produk diharapkan bisa di kenal secara luas.
“Kami terus mencari dan mengumpulkan apa saja ekonomi kreatif yang ada di Seruyan, seperti kemarin kami sudah berkunjung ke pengrajin kripik pisang, ini juga sangat bagus potensinya untuk terus berkembang,” tutupnya. (FAHRUL/B-5)









